waktu ditilang (praktekkan ajah)

July 25th, 2006 by kenek


Waktu itu Seorang Polantas menghentikan mobil ku
yang ngebut dengan kecepatan tinggi menerobos lampu merah, dan
bermaksud menilangkoe.

Polantas: “Selamat malam Pak. Tolong lihat SIM-
nya”.

Aku : “Wah, nggak ada Pak. SIM saya sudah
dicabut gara-gara terlalu
sering ditilang”.

Polantas: (Menyeringai) “Oya .? Kalau begitu,
tolong perlihatkan STNK-nya”.

Aku : “Nggak punya Pak. Soalnya ini bukan mobil
saya. Ini mobil hasil
curian”.

Polantas: “Mobil curian?”

Aku : “Benar Pak. Tapi, tunggu sebentar. Kalau
nggak salah ingat, saya
lihat ada STNK di kotak perkakas di jok belakang
waktu saya menyimpan
pistol saya di sana”

Polantas: “Hah …? Ada pistol di kotak perkakas?”

Aku : “Iya Pak. Saya menaruh pistol saya di sana
ketika saya selesai
merampok dan membunuh seorang wanita dan
menaruh mayatnya di bagasi”.

Polantas: “Ada MAYAT di BAGASI ..?”

Aku : (Dengan muka dingin) “Iya Pak….”.

Mendengar demikian, dengan panik si Polantas
menyuruh sang pria untuk
turun sambil menodongkan pistolnya lalu
menelepon atasannya yang kemudian
menghubungi Kapolda.

Tidak berapa lama kemudian, mobil itu segera
dikepung oleh mobil-mobil
polisi dan Kapolda mendekati si pria sambil
memintanya untuk tetap
tenang.

Kapolda: “Boleh saya lihat SIM Anda, Pak ?”

Aku : “Oh, tentu”. (SIM-nya masih berlaku dan
resmi)

Kapolda: “Mobil siapa ini ?”

Aku : “Mobil saya Pak. Ini STNK saya”. (Juga
masih berlaku)

Kapolda: ” Boleh Anda buka kotak perkakas
dengan perlahan dan tunjukkan
kepada saya pistol Anda di sana ?”

Aku : “Tentu saja Pak, tapi tidak ada pistol
disana”. (Tentu saja,
memang tidak ada pistol di sana)

Kapolda: “Hmm.. Kalau begitu, boleh tolong buka
bagasinya? Saya mendapat
laporan bahwa ada mayat di sana”.

Aku : “Baik Pak …” (Bagasi dibuka dan memang
tidak ada mayat di sana.)

Kapolda: “Saya tidak mengerti. Petugas yang
menghentikan mobil Bapak
mengatakan bahwa Bapak tidak mempunyai SIM,
mencuri mobil ini, punya
pistol di kotak perkakas, habis merampok dan
membawa mayat di bagasi”.

Aku : “Oh, begitukah ceritanya .? Saya yakin si
pembohong besar itu
juga mengatakan kepada Bapak bahwa saya
ngebut melanggar lampu merah .”.

*%&$(_!$*%@$^%)(!^)#$+!+&…

Kamu bukan batu..

July 25th, 2006 by kenek

Kang, kamu selalu bilang "dasar manusia", "susah jadi manusia",,
dan banyak hal lagi tentang manusia..
Tapi itulah kita Kang,, seonggok tulang yg dibalut dengan daging,
yg memiliki secuil kecerdasan dan seabreg hasrat…

Kang, meskipun kamu punya mental yg kuat,, karekter yg hebat,
dan ide2 tentang kemanusiaan yg tidak semua orang mampu menjabarkannya,
tp kamu tetaplah manusia,,,
Bukan batu yang mampu menahan segala hempasan permasalahan,,
kamu ga harus jadi batu Kang!!
biarkan dagingmu merasakan sakitnya teriris,,
biarkan tulangmu merasakan ngilunya hempasan angin malam,,
biarkan otakmu merambah hingga sudut2 keegoisan manusia yg dekil,,
biarkan nalurimu meresapi indahnya kesombongan…

Kang, lihatlah aku,,, sedikitpun aku ga lebih hebat dari kmu,,
aku hanya manusia biasa,, dan aku suka menjadi manusia..

AYAH atau TEMAN ?

July 25th, 2006 by kenek

Pernahkah Anda bercerita pada ayah tentang pacarmu ?
Pertama kali ciuman ?
Nonton film porno ?
Minum Vodka ?
Merokok ?
ML (make love) ?

Sekarang dengan pertanyaan yang sama tapi kata ayah diganti dengan
teman dekatmu. Saya yakin sekali Anda lebih banyak bercerita tentang
hal-hal tersebut pada teman Anda dibandingkan Ayah Anda.

Hal inilah yang sebenarnya membuat Anda tidak pernah bisa dekat dengan
Ayah Anda (dalam arti benar-benar dekat karena ada saja hal yang akan
Anda sembunyikan karena takut dimarahin). Sebenarnya hal tersebut dapat
dihindari bila perasaan takut Anda akan dimarahin dapat Anda tekan
sekecil mungkin, tapi karena figur ayah yang terpatri dalam kepala
setiap anak bahwa bila ada kesalahan pasti akan dimarahi oleh
ayahnya-lah yang membuat hal ini menjadi sulit untuk dilakukan.

Padahal kalau Anda pikir benar-benar dengan baik setiap ada kekacauan
yang Anda perbuat dan Anda sudah tak sanggup lagi menyelesaikannya
pastilah yang membereskan kekacauan tersebut adalah Ayah Anda. Bila
saja Anda mau bercerita tentang hal-hal tersebut kepada Ayah Anda
mungkin sebelum kekacauan tersebut menjadi besar Ayah Anda sudah punya
solusi terbaiknya.

Sebenarnya dengan menganggap Ayah Anda adalah teman dekat Anda, maka
Anda akan lebih mudah melakukannya, tapi agar hal ini dapat terwujud
ada beberapa tips yang sebaiknya diperhatikan.

Lihatlah situasi dan kondisinya.
Saat bersama dengan banyak orang tetaplah hormati figur ayahmu karena
bagaimanapun seorang ayah harus punya wibawa terhadap anaknya, saat
sedang berduaan Anda bisa menganggap Ayah Anda sebagai teman dekat yang
bisa mendengarkan, memberi opini, dsb.
( Sebaiknya hal ini dibicarakan dahulu dengan Ayah Anda bagaimana
baiknya, saya yakin hal sebaik ini tidak mungkin ditolak oleh Ayah Anda
)

Cobalah untuk sering berbicara dengannya minimal sejam sehari.
Cari topik hangat tentang hari ini, sehabis makan malam pancing dengan
menceritakan kegiatan Anda hari itu, berita politik, tanyakan kegiatan
Ayah Anda, dsb.

Jangan lupa hari ulang tahunnya.
Kita sering berpikir bahwa ulang tahun Ayah Anda sudah tidak layak
dirayakan karena dia sudah dewasa ? No, sebenarnya masih ada jiwa anak
kecil pada seorang pria dewasa. Dia akan senang sekali kalau ulang
tahunnya dirayakan oleh anak tercintanya.

Jangan berdebat dengannya di depan seluruh anggota keluarga.
Seperti yang sudah setiap anak ketahui kalau ayah adalah DEWA di dalam
rumah jadi jangan coba mengungkit kesalahannya di depan anggota
keluarga karena hal ini akan menjatuhkan harga dirinya sebagai figur
ayah, cobalah untuk mengatakannya setelah Anda hanya berdua saja, dia
padti akan berterima kasih pada Anda.

Cobalah untuk pergi hanya berduaan saja dengan Ayah Anda.
Buatlah hari “sehari bersama ayah tercinta” pergi berjalan-jalan
menghabiskan waktu seharian penuh tanpa bisa diganggu oleh apapun juga.

Kalau Anda bisa dengan tetap menjaga figur Ayah Anda sekaligus menjadi
teman dekat Anda, maka akan banyak hal baik yang bisa Anda peroleh dan
sebuah nilai tambah Anda dimata orang lain yang akan sirik melihat
keakraban Anda dengan Ayah Anda.

LIKE FATHER LIKE SON

=============================================
Buat kalian yang masih punya Ayah, dekatlah padanya dan juga pada Ibumu
karena Kalian masih beruntung ada ayah yang masih bisa mendoakan kalian…..
dan jagalah perasaan mereka ( ayah dan ibumu).

I love u Pa……..

TATAPAN PENUH CiNTA

July 25th, 2006 by kenek
Pernahkah
anda menatap orang-orang terdekat anda saat ia sedang tidur? Kalau
belum, cobalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur. Saat itu
yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari
seseorang. Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan
gemerlap pun bisa jadi akan tampak polos dan jauh berbeda jika ia
sedang tidur. Orang paling kejam di dunia pun jika ia sudah tidur tak
akan tampak wajah bengisnya.

Perhatikanlah ayah anda saat beliau sedang tidur. Sadarilah, betapa
badan yang dulu kekar dan gagah itu kini semakin tua dan ringkih,
betapa rambut-rambut putih mulai menghiasi kepalanya, betapa kerut
merut mulai terpahat di wajahnya. Orang inilah yang tiap hari bekerja
keras untuk kesejahteraan kita, anak-anaknya. Orang inilah rela
melakukan apa saja asal perut kita kenyang dan pendidikan kita lancar.

Sekarang, beralihlah. Lihatlah ibu anda. Hmm…kulitnya mulai keriput
dan tangan yang dulu halus membelai-belai tubuh bayi kita itu kini
kasar karena tempaan hidup yang keras. Orang inilah yang tiap hari
mengurus kebutuhan kita. Orang inilah yang paling rajin mengingatkan
dan mengomeli kita semata-mata karena rasa kasih dan sayang, dan
sayangnya, itu sering kita salah artikan.

Cobalah menatap wajah orang-orang tercinta itu : Ayah, Ibu, Suami,
Istri, Kakak, Adik, Anak, Sahabat, Semuanya. Rasakanlah sensasi yang
timbul sesudahnya. Rasakanlah energi cinta yang mengalir pelan-pelan
saat menatap wajah lugu yang terlelap itu. Rasakanlah getaran cinta
yang mengalir deras ketika mengingat betapa banyaknya pengorbanan yang
telah dilakukan orang-orang itu untuk kebahagiaan anda. Pengorbanan
yang kadang tertutupi oleh kesalah pahaman kecil yang entah kenapa
selalu saja nampak besar. Secara ajaib Tuhan mengatur agar pengorbanan
itu bisa tampak lagi melalui wajah-wajah jujur mereka saat sedang
tidur.

Pengorbanan yang kadang melelahkan namun enggan mereka ungkapkan. Dan
ekspresi wajah ketika tidur pun mengungkap segalanya. Tanpa kata, tanpa
suara dia berkata, "betapa lelahnya aku hari ini". Dan penyebab lelah
itu? Untuk siapa dia berlelah-lelah? Tak lain adalah kita.

Suami yang bekerja keras mencari nafkah, istri yang bekerja keras
mengurus dan mendidik anak, juga rumah. Kakak, adik, anak, dan sahabat
yang telah melewatkan hari-hari suka dan duka bersama kita. Resapilah
kenangan-kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan menatap
wajah-wajah mereka. Rasakanlah betapa kebahagiaan dan keharuan seketika
membuncah jika mengingat itu semua. Bayangkanlah apa yang akan terjadi
jika esok hari mereka "orang-orang terkasih itu" tak lagi membuka
matanya, selamanya.

Mariana & Raynni ………….

May 4th, 2005 by kenek

Mariana & Raynni ………….

Marianaren99072_1Jopu_3

Mariana renata and Ryanni Djangkaru kedua-duanya cantik, jadi Fav gw udah lama bgt.
Mariana gw koleksi Fotonya ada sejak di jadi bintang iklan LUX, klo ryanni mah tinggal donlod
hehehehehheheh, lagian kan sering banget ngeliat Ryanni

Bingung

May 4th, 2005 by kenek

Gw bingung nih kok Foto tampilannya gak mau ganti yah…………..

Gimana nih

Liga Champion

May 4th, 2005 by kenek

Wah semalem AC Milan kalah, betaapa mengecewakannya padahal gw pikir bakalan menag. Tapi apa boleh buat Bola memang bundar tim manapun biasa jadi pemenang, harus ada yang menang atau kalah. Tapi meskipun kalah tetep lolos ke Final

Sementara di hari sebelumnya Chelsea, salah satu favorit gw juga juga kalah, yang ini gak lolos sama sekalli ke Fina beda Agregat 0:1 dari Liverpool, memang kedua Klub Liga Inggris ini bagus banget, ampe2 gw bingung harus pilih mana

Tapi Kan lebih seru kalo Finalnya MILAN VS CHELSEA

Jenis-Jenis Hadist

May 4th, 2005 by kenek

Istilah-istilah dalam ilmu hadits merupakan sebuah disiplin ilmu
tersendiri yang sebenarnya tidak bisa dipelajari secara sepintas lalu
begitu saja. Paling tidak, seseorang membutuhkan 2 sampai 3 semester
perkuliahan untuk bisa menguasai esensi istilah dan pengertian yang ada
dalam ilmu hadits. Biasanya cabang ilmu ini disebut dengan Mushthalah
Hadits.

Ilmu ini memperlajari istilah-istilah yang telah
disepakati oleh para ulama hadits untuk menetapkan derajat atau keadaan
suatu hadits dan telah menjadi hal yang sangat dikenal di kalangan
mereka.

Namun untuk sekedar memberikan gambaran paling dasar
dari apa yang telah anda tanyakan, tidak ada salahnya kami kutipkan
secara ringkas jawabannya. Tentu jawaban ini jauh dari gambaran
sesungguhnya, namun paling tidak bisa sedikit memberikan informasi awal
tentang apa yang anda tanyakan.

1. Shahih

Menurut bahasa,
makna shahih adalah sehat dan lawan dari kata sakit (saqim). Sedangkan
menurut ulama hadits yang dimaksud dengan hadits shahih mempunyai
beberapa versi definisi.

a. Disebutkan dalam kitab Muqaddimah
Ath-Thariqah Al-Muhammadiyah bahwa hadits shahih adalah hadits yang
selamat lafaznya dari keburukan susunan, selamat maknanya dari
menyalahi ayat atau khabar mutawattir atau ijma’. Sedangkan perawinya
adalah orang yang adil.

b. Disebutkan dalam kitab At-Ta’rifat
bahwa hasan shahih adalah hadits yang selamat lafaznya dari keburukan
susunan, selamat maknanya dari menyalahi ayat atau khabar mutawatir,
isnadnya bersambung-sambung dengan orang yang adil lagi kuat
hafalannya.

c. Disebutkan dalam kitab Nukhbatul Fikar oleh Inbu
Hajar bahwa hadits shahih adalah hadits yang diriwayatkan oleh
orang-orang yang adil, sempurna dan kuat ingatannya, bersambung-sambung
terus sanadnya hingga kepada Rasulullah SAW, tidak ada sesuatu yang
cacat dan tidak bertentangan dengan riwayat orang yang lebih rajih
darinya.

Ringkasnya hadits shahih itu adalah yang memiliki 5 syarat utama:

1. Bersambung-sambung sanadnya hingga sampai kepada Rasulullah SAW

2. Selamat dari keganjilan (tidak tertentangan dengan riwayat yang lebih rajih

3.
Selamat dari ‘illat (cacat). Maksudnya adalah hadits itu tidak
mengandung unsur kelemahan seperti mursal, maudhu’, munqathi’, maushul,
mauquf atau marfu’.

4. Semua perawinya mencapai kedudukan
‘adil. Maksudnya dia adalah orang yang lurus dalam pelaksanaan
agamanya, baik budi pekerti dan akhlaqnya, tidak berbuat maksiat dan
sangat memelihara muru’ahnya (kehormatannya).

5. Semua
perawinya mencapai kedudukan dhabith. Maksudnya mampu menguasai dengan
baik hadits itu luar kepala baik sanad maupun matannya. Atau bila dia
meriwayatkan dengan tulisan, maka tulisannya itu lengkap, tanpa cacat,
teratur dan teradministrasi dengan baik. Juga tidak disentuh
tangan-tangan kotor.

2. Dhaif

Asal kata dhaif adalah
ajiz atau lemah, lawan dari kuat. Dan menurut ulama yang dimaksud
dengan hadits dhaif adalah hadits yang tidak mengumpulkan sifat-sifat
yang harus ada pada hadits hasan. Sebagian ulama hadits lainnya
mengatakan bahwa hadits dhaif adalah hadits yang tidak sampai ke
martabat hasan. Tegasnya hadits dhaif adalah hadits yang memiliki
hal-hal yang membuatnya tertolak.

Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Nuzhatun Nazhar menuliskan 10 perkara yang membuat sebuah hadits dikatakan dhaif, antara lain:

1.
Perawinya berdusta 2. Perawinya pernah dituduh berdusta 3. Perawinya
banyak melakukan kekeliruan 4. Perawinya lemah dalam hafalan 5.
Perawinya punya pengalaman yang kurang baik dalam perjalanan hidupnya,
baik dalam perbuatan maupun perkataan 6. Perawinya banyak mengalami
waham.
7. Perawinya menyalahi perawi-perawi yang kepercayaan 8. Perawinya adalah orang yang tidak dikenal keberadaannya (majhul)
9. Perawinya menganut sebuah i`tikad yang berlawanan dengan yang diterima dari Nabi SAW dengan dasar syubhat.
10. Perawinya tidak baik hafalannya.

3. Maudhu’

Maudhu’
secara bahasa berarti sesuatu yang diletakkan atau dibiarkan, juga
bermakna menggugurkan, meninggalkan serta bermakna berita bohong yang
dibuat-buat.

Sedangkan para ulama hadits menyebutkan bahwa
pengertian hadits maudhu’ adalah hadits yang dibuat-buat dan secara
dusta dikatakan sebagai perkataan Rasulullah SAW. Hadits ini adalah
seburuk-buruk hadits dhaif dan juga dinamakan hadits musqath, matruk,
muftara dan mukhtalaq.

Orang yang meriwayatkan hadits maudhu’
diancam masuk neraka oleh Rasulullah SAW dalam salah satu sabda beliau,
"Siapa yang berbuat dusta tentang aku maka hendaklah dia menempati
tempat duduknya di neraka jahannam." (HR Bukhari, Muslim dan lain-lain)

Dari
Samurah bin Jundub dan Al-Mughirah bin Syu’bah berakta bahwa Rasulullah
SAW bersabda, "Siapa yang menceritakan dari padaku suatu hadits padahal
dia tahu itu bukan haditsku, maka termasuklah dia sebagai salah seorang
dari para pendusta." (HR Muslim)

Sebenarnya masih banyak lagi
keterangan tentang hadits shahih, dhaif dan maudhu’ yang harus
dijelaskan. Namun rasanya sulit dijelaskan hanya lewat media ini saja.
Kami menyarankan anda ikut sebuah kuliah yang intensif dengan pengajar
yang juga ahli dalam ilmu hadits. Agar ilmu hadits yang anda pelajari
benar-benar bisa dikuasai dengan baik.

Wallahu a’lam bish-shawab

Jenis zakat uang simpanan

May 4th, 2005 by kenek

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh
Al-hamdulillah, wash-shalatu wassalamu ‘ala rasulillah, wa ba’du

Jenis
zakat  uang simpanan. Para ulama
telah menyimpulkan berdasarkan apa yang mereka pahami dari Al-Quran dan
Sunnah nabawiyah yang shahihah dengan dilengkapi dengan perangkat
istimbath hukum yang profesional dan handal, yaitu bahwa zakat uang
simpanan itu dikeluarkan sebesar 2,5% atau 1/40. Dihitungnya dari besar
total uang yang dimilikinya pada saat mengeluarkan zakat.

Syarat yang harus dipenuhinya adalah:

1.
Jumlah uang itu sudah mencapai satu nishab, yaitu senilai dengan besar
emas 85 gram. Kalau seandainya kita ukur harga emas pada hari ini Rp
100.000 per gram, maka satu nishab itu adalah 8,5 juta. Bila uangnya
masih kurang dari jumlah itu, maka belum ada kewajiban untuk
mengeluarkan zakat.

2. Uang yang dimiliki sejumlah itu sudah
dimiliki selama masa satu haul, yaitu satu tahun hitungan tahun
qamariyah (hijriyah), bukan tahun syamsiyah (masehi). Bila belum
dimiliki selama masa itu, belum wajib untuk mengeluarkan zakat.

3.
Yang terpenting adalah bahwa status uang itu adalah milik pribadi
sepenuhnya, bukan uang pinjaman milik orang lain. Sebab salah satu
syarat harta yang wajib dizakatkan adalah al-milkut-taam (keutuhan
pemilikan). Uang milik orang lain yang sedang berada di tangan kita
tidak wajib dikeluarkan zakatnya oleh kita, tapi oleh pemiliknya.

Jadi
bila pada saat akan membayar zakat, jumlah uang itu ada 25 juta, uang
yang harus dikeluarkan untuk zakat adalah 2,5% x Rp 25.000.000 = Rp
625.000 (enam ratus dua puluh lima ribu rupiah). Uang sebesar ini
diserahkan kepada pihak amil zakat yang profesional, karena memang
demikian sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Tidak diberikan
secara langsung kepada fakir miskin. Meski bila tidak ada amil zakat,
boleh diberikan langsung.

Kapan bayar zakatnya? tepat setahun
hitungan bulan qamariyah setelah uang itu dimiliki dengan jumlah
nishabnya. Misalnya, sejak tanggal 20 Safar 1426 H, maka waktu untuk
membayar zakat untuk uang anda adalah pada tanggal 20 Safar 1427 H.

Wallahu a’lam bish-shawab, Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh

Soruce : Eramuslim.com

Renungan Siang : Beda Mu’min dgn Munafik

April 10th, 2005 by kenek

Bagaimanakah sifat orang munafik itu? Berikut ini
kita kutip tulisan dari Imam Al Ghazali yang
menuturkan ucapan Imam Hatim Al Ashom,
seorang ulama yang salih ketika mengupas
perbedaan antara orang mukmim dengan orang
munafik.

"Seorang mukmin senantiasa disibukkan dengan
bertafakur, merenung, mengambil pelajaran dari
aneka kejadian apapun di muka bumi ini,
sementara orang munafik disibukkan dengan
ketamakan dan angan-angan kosong terhadap
dunia ini.

Seorang mukmin berputus asa dari siapa saja dan
kepada siapa saja kecuali hanya kepada Allah,
sementara orang munafik mengharap dari siapa
saja kecuali dari mengharap kepada Allah.

Seorang mukmin merasa aman, tidak gentar, tidak
takut oleh ancaman siapa pun kecuali takut hanya
kepada Allah karena dia yakin bahwa apapun yang
mengancam dia ada dalam genggaman Allah, di
lain pihak orang munafik justru takut kepada siapa
saja kecuali takut kepada Allah, naudzhubilah,
yang tidak dia takuti malah Allah SWT.

Seorang mukmin menawarkan hartanya demi
mempertahankan agamanya, sementara seorang
munafik menawarkan agamanya demi
mempertahankan hartanya.

Seorang mukmin menangis karena malunya
kepada Allah meskipun dia berbuat kebajikan,
sementara seorang munafik tetap tertawa
meskipun dia berbuat keburukan.

Seorang mukmin senang berkhalwat dengan
menyendiri bermunajat kepada Allah, sementara
seorang munafik senang berkumpul dengan
bersukaria bercampur baur dengan khalayak yang
tidak ingat kepada Allah.

Seorang mukmin ketika menanam merasa takut
jikalau merusak, sedangkan seorang munafik
mencabuti seraya mengharapkan panen.

Seorang mukmin memerintahkan dan melarang
sebagai siasat dan cara sehingga berhasil
memperbaiki, larangan dan perintah seorang
mukmin adalah upaya untuk memperbaiki
sementara seorang munafik memerintah dan
melarang demi meraih jabatan dan kedudukan
sehingga dia malah merusak, naudzhubillah.

From : PKS Bulettin