<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Prihatin Dengan Skema Bisnis Anne Ahira</title>
	<atom:link href="http://kenek.blog.friendster.com/2005/04/prihatin-dengan-skema-bisnis-anne-ahira/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kenek.blog.friendster.com/2005/04/prihatin-dengan-skema-bisnis-anne-ahira/</link>
	<description>Life is beautiful so ENJOY YOUR LIFE MAN........!!!!!</description>
	<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 06:53:02 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>By: Denny -Pras-</title>
		<link>http://kenek.blog.friendster.com/2005/04/prihatin-dengan-skema-bisnis-anne-ahira/#comment-8</link>
		<dc:creator>Denny -Pras-</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Oct 2005 08:28:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kenek.blog.friendster.com/2005/04/prihatin-dengan-skema-bisnis-anne-ahira/#comment-8</guid>
		<description>wah nte bener dan...
ada satu benang merah yang ga suka dari semua jenis MLM, semua peserta MLM mendapatkan hasil bukan dari apa yang mereka kerjakan tapi dari kemampuan mereka merekrut (atau boleh dikata menghasut) downline/afiliate/atau apalah namanya dengan menawarkan impian-impian sehingga orang tertarik atau terhasut dengan sistem yang ditawarkan. intinya seperti yang anda jabarkan, jika sebuah sistem tersebut telah jenuh (sudah banyak pemain) maka para anggota baru akan merugi. cukup sederhana bila dihitung secara matematis. namun karena para penjual mimpi tersebut pandai merayu, maka banyak perusahaaan MLM sukses meraih keuntungan. terlepas dari sistem MLM halal atau haram saya sudah tidak suka sengan sistem yang ditawarkan MLM. kurang fair!
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah nte bener dan&#8230;<br />
ada satu benang merah yang ga suka dari semua jenis MLM, semua peserta MLM mendapatkan hasil bukan dari apa yang mereka kerjakan tapi dari kemampuan mereka merekrut (atau boleh dikata menghasut) downline/afiliate/atau apalah namanya dengan menawarkan impian-impian sehingga orang tertarik atau terhasut dengan sistem yang ditawarkan. intinya seperti yang anda jabarkan, jika sebuah sistem tersebut telah jenuh (sudah banyak pemain) maka para anggota baru akan merugi. cukup sederhana bila dihitung secara matematis. namun karena para penjual mimpi tersebut pandai merayu, maka banyak perusahaaan MLM sukses meraih keuntungan. terlepas dari sistem MLM halal atau haram saya sudah tidak suka sengan sistem yang ditawarkan MLM. kurang fair!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>