ELLO. Just A Rookie

Res_20053291511120215324560MEMBAWAKAN lagu-lagu lawas
untuk didaur ulang sebenarnya penuh resiko. Bisa-bisa bukan jadi lebih bagus,
meski dengan kemasan musikal lebih modern, tapi malah "menghilangkan"
keindahan lagu itu sendiri. Dan
Marcello Tahitoe, akrab disapa Ello, memilih untuk mengambil resiko itu di
album perdananya yang diberi titel ELLO.

Ello berani mengambil resiko itu, lantaran lagu daur ulang yang dibawakannya Pergi
Untuk Kembali
adalah ciptaan Minggus Tahitoe, ayah kandungnya sendiri. Mungkin
dengan "kedekatan darah" itu, Ello bisa lebih mengerti apa dan
bagaimana maunya sang ayah pada lagu tersebut. Hasilnya?

Tidak bisa dibilang buruk. Lagu yang karakter dasarnya adalah pop itu, dibentuk
lagi dengan tempo "patah-patah" dengan karakter hip-hop, jazzy dan
pop. Untungnya, vokal Ello yang "black music" mendukung
perubahan aransemen lagu ini. Hasilnya memang tidak terlalu dashyat, tapi cukup
berhasil untuk memberi kekuatan baru pada lagu lawas ini. Menariknya, perubahan lagu ini diaransemen
sendiri oleh Ello.

Tapi hati-hati, Ello jangan sampai terjebak pada "area musikal" yang
sama terus-menerus. Sekarang saja sudah muncul tudingan, Ello "mirip"
dengan Glenn. Benarkah? Bagi penulis, Ello justru menjadi "darah
baru" yang lebih segar. Kuncinya, Ello jangan "terjebak" pada
lagu-lagu mellow yang sekarang sudah menjadi trademark Glenn.

Soal "kedekatan" karakter, rasanya bukan hal yang dilarang. Tapi
kalau disimak jelas dilagu berjudul Kau, karya lawas milik Glenn Fredly.
Kamu bisa melihat, ada dua warna yang berbeda ketika masing-masing penyanyi
yang bersaudara ini membawakan lagu ini. Glenn lebih halus dan jazzy, sementara
Ello lebih meletup-letup.

Kekuatan Ello lainnya adalah kemampuan musikalnya yang cukup apik. Nyaris semua
lagu di album ini dibuatnya sendiri. Malah, beberapa aransemen juga diolahnya
dibantu beberapa nama seperti Tohpati dan Irwan Simajuntak. Dan Irwan
memberi sentuhan yang cukup kuat di lagu Terbaik. Lagu ini
"menyayat" dengan string section. Lag-lagu seperti ini
tampaknya memang "sangat kuping"

Indonesia

,
tapi menurut penulis, kalau Ello mempertahankan model-model seperti ini,
tudingan seperti Glenn akan semakin santer.

Album ELLO ini memang menjadi trigger awal untuk respon pasar.
Dan Ello beruntung, namanya langsung dibesut sebagai pendatang baru yang
potensial. Tampilnya Ello sebagai bintang tamu di konser KD, beberapa waktu
lalu, paling tidak menunjukkan, cowok kelahiran Jakarta 20 Februari 1983 punya
peluang untuk berkembang. Kuncinya,
Ello harus lebih punya ciri sendiri.

ELLO
Pergi Untuk Kembali
 
A              Cm7   Em7    A7

Walaupun langit pada malam itu

D          Dm7          A

Bermandikan cahaya bintang

 Bm7           E7     A        F#m

Bulan pun bersinar, betapa indahnya

 B7                  E7

Namun menambah kepedihan

*A            Cm7       Em7      A7Ku akan pergi meninggalkan dirimu

D          Dm7       A

Menyusuri liku hidupku

Bm7                 E7       A        F#m

Janganlah kau bimbang dan jangan kau ragu

 Bm           E           A

Berikanlah senyuman padaku....

#

E7    A           E7           F#m         A

Selamat tinggal kasih sampai kita jumpa lagi

   D    B7          E7

Aku pergi tak kan lama

         A       E7           F#m     A

Hanya sekejab saja ku akan kembali lagi

 D          E7               A

Asalkan engkau tetap menanti...

======================================

Sumber :  www.tembang.com   

Leave a Reply