Archive for April, 2005

Renungan Siang : Beda Mu’min dgn Munafik

Sunday, April 10th, 2005

Bagaimanakah sifat orang munafik itu? Berikut ini
kita kutip tulisan dari Imam Al Ghazali yang
menuturkan ucapan Imam Hatim Al Ashom,
seorang ulama yang salih ketika mengupas
perbedaan antara orang mukmim dengan orang
munafik.

"Seorang mukmin senantiasa disibukkan dengan
bertafakur, merenung, mengambil pelajaran dari
aneka kejadian apapun di muka bumi ini,
sementara orang munafik disibukkan dengan
ketamakan dan angan-angan kosong terhadap
dunia ini.

Seorang mukmin berputus asa dari siapa saja dan
kepada siapa saja kecuali hanya kepada Allah,
sementara orang munafik mengharap dari siapa
saja kecuali dari mengharap kepada Allah.

Seorang mukmin merasa aman, tidak gentar, tidak
takut oleh ancaman siapa pun kecuali takut hanya
kepada Allah karena dia yakin bahwa apapun yang
mengancam dia ada dalam genggaman Allah, di
lain pihak orang munafik justru takut kepada siapa
saja kecuali takut kepada Allah, naudzhubilah,
yang tidak dia takuti malah Allah SWT.

Seorang mukmin menawarkan hartanya demi
mempertahankan agamanya, sementara seorang
munafik menawarkan agamanya demi
mempertahankan hartanya.

Seorang mukmin menangis karena malunya
kepada Allah meskipun dia berbuat kebajikan,
sementara seorang munafik tetap tertawa
meskipun dia berbuat keburukan.

Seorang mukmin senang berkhalwat dengan
menyendiri bermunajat kepada Allah, sementara
seorang munafik senang berkumpul dengan
bersukaria bercampur baur dengan khalayak yang
tidak ingat kepada Allah.

Seorang mukmin ketika menanam merasa takut
jikalau merusak, sedangkan seorang munafik
mencabuti seraya mengharapkan panen.

Seorang mukmin memerintahkan dan melarang
sebagai siasat dan cara sehingga berhasil
memperbaiki, larangan dan perintah seorang
mukmin adalah upaya untuk memperbaiki
sementara seorang munafik memerintah dan
melarang demi meraih jabatan dan kedudukan
sehingga dia malah merusak, naudzhubillah.

From : PKS Bulettin

Shaum sunnah yang dianjurkan oleh Rosul SAW itu apa saja, dan keutamaan dan pahalanya

Saturday, April 2nd, 2005

1. Puasa Daud

Bentuknya adalah puasa sehari dan berbuka
sehari. Puasa ini termasuk puasa sunnah yang paling afdhal (utama)
dibandingkan dengan puasa-puasa sunnah lainnya berdasarkan sabda nabi
SAW:

Shalat (sunnah) yang paling dicintai oleh Allah adalah
shalat (seperti) Nabi Daud as. Dan puasa (sunnah) yang paling dicintai
Allah adalah puasa (seperti) Nabi Daud as. Beliau tidur separuh malam,
lalu shalat 1/3-nya dan tidur 1/6-nya lagi. Beliau puasa sehari dan
berbuka sehari.

Dari Ibnu Umar ra berkata bahwa Rasulullah SAW
bersabda, "Puasalah sehari dan berbukalah sehari. Itu adalah puasanya
nabi Daud as dan itu adalah puasa yang paling utama. Aku menjawab,"Aku
mampu lebih dari itu." Nabi SAW bersabda, "Tidak ada lagi yang lebih
utama dari itu." (HR Bukhari - Shahih Bukhori Juz 2 halaman 697 hadits
nomor 1875)

2. Puasa Asyura dan Tasu’a.

Yaitu puasa pada hari kesepuluh dan kesembilan bulan Muharram, sesuai dengan hadits Rasulullah SAW berikut ini:

Dari
Humaid bin Abdir Rahman, ia mendengar Muawiyah bin Abi Sufyan RA
berkata, "Wahai penduduk Madinah, di mana ulama kalian? Aku mendengar
Rasulullah SAW bersabda, "Ini hari Assyura, dan Alloh tidak mewajibkan
shaum kepada kalian di hari itu, sedangkan saya shaum, maka siapa yang
mau shaum hendaklah ia shaum dan siapa yang mau berbuka hendaklah ia
berbuka." (HR Bukhori 2003)

Juga ada hadits lainnya berikut ini:

Dari
Ibnu Abbas r.a, ia berkata, "Ketika Rasulullah SAW tiba di kota Madinah
dan melihat orang-orang Yahudi sedang melaksanakan shaum assyuraa,
beliau pun bertanya? Mereka menjawab, "Ini hari baik, hari di mana
Allah menyelamatkan bani Israil dari musuh mereka lalu Musa shaum pada
hari itu. Maka Rasulullah SAW menjawab, "Aku lebih berhak terhadap Musa
dari kalian, maka beliau shaum pada hari itu dan memerintahkan untuk
melaksanakan shaum tersebut.""" (HR Bukhori 2004)

Dari Ibnu Abbas
RA, ia berkata, "Pada saat Rasulullah SAW melaksanakan shaum Assyura
dan memerintah para sahabat untuk melaksanakannnya, mereka berkata,
"Wahai Rasulullah hari tersebut (assyura) adalah hari yang
diagung-agungkan oleh kaum Yahudi dan Nashrani." Maka Rasulullah SAW
bersabda, "Insya Allah jika sampai tahun yang akan datang aku akan
shaum pada hari kesembilannya." Ibnu Abbas berkata, "Rasulullah SAW
meninggal sebelum sampai tahun berikutnya." (HR Muslim 1134)

Rasulullah
SAW bersabda, "Shaumlah kalian pada hari assyura dan berbedalah dengan
orang Yahudi. Shaumlah kalian sehari sebelumnya atau sehari
sesudahnya." (HR Thohawy dan Baihaqy serta Ibnu Huzaimah 2095)

Adapun
keutamaan shaum tersebut sebagaimana diriwayatkan dalam hadits dari Abu
Qatadah, bahwa shaum tersebut bisa menghapus dosa-dosa kita selama
setahun yang telah lalu. (HR Muslim 2/819)

Imam Nawawy ketika
menjelaskan hadits di atas beliau berkata, "Yang dimaksud dengan
kafarah dosa adalah penghapus dosa-dosa kecil, akan tetapi jika orang
tersebut tidak memiliki dosa-dosa kecil diharapkan dengan shaum
tersebut dosa-dosa besarnya diringankan, dan jika ia pun tidak memiliki
dosa-dosa besar, Allah akan mengangkat derajat orang tersebut di
sisi-Nya."

3. Puasa Hari Arafah dan Tarwiyah

Puasa
Arafah yaitu puasa pada tanggal 9 bulan Zul-Hijjah, sedangkan puasa
tarwiyah adalah puasa pada tanggal 8 bulan Zul-Hijjah. Puasa sunnah itu
berdasarkan dalil berikut:

Puasa hari Arafah itu -ahtasibu alallah- bahwa dia itu menggugurkan dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya. (HR Muslim)

Sedangkan dalil puasa 8 hari bulan Zulhijjah adalah sebagai berikut:

Empat
hal yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW: puasa hari
Asyura, puasa 1-8 Zulhijjah, 3 hari tiap bulan dan dua rakaat sebelum
fajar. (HR Ahmad, Abu Daud dan Nasai).

Dari Ibni Abbas ra bahwa
Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada amal yang lebih dicintai Allah dari
hari ini, (yaitu 10 hari bulan Zulhijjah)." Mereka bertanya, "Ya
Rasulullah SAW, dibandingkan dengan jihad fi sabilillah?" "Meskipun
dibandingkan dengan jihad fi sabililllah." (HR Jamaah keculai Muslim
dan Nasai Lihat Nailul Authar: 3/312).

Tidak ada hari dimana
Allah SWT membebaskan hamba-Nya dari api neraka dibandingkan hari lain
kecuali pada hari Arafah. (HR Muslim).

4. Puasa 6 Hari pada Bulan Syawwal

Ketentuan
tentang masyru’iyah puasa sebanyak 6 hari di bulan syawwal didasarkan
pada Rasulullah SAW yang shahih riwayat Imam Muslim.

Dari Abi
Ayyub Al-Anshari r.a. bahwa orang yang puasa Ramadhan lalu dilanjutkan
dengan puasa 6 hari Syawwal, maka seperti orang yang berpuasa setahun.
(HR Muslim).

Juga ada hadits lainnya yang juga menguatkan masyru’iyah puasa Syawwal, yaitu hadits Tsauban berikut ini:

Dari
Tsauban r.a., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Puasa Ramadhan pahalanya
seperti puasa 10 bulan. Dan puasa 6 hari setelahnya (Syawwal) pahalanya
sama dengan puasa 2 bulan. Dan keduanya itu genap setahun."

Sebagian
kalangan Al-Hanafiyah tidak menganggapnya sunnah dan merupakan pendapat
menyendiri dari kalangan mazhab Al-Hanafiyah. Diriwayatkan bahwa
Al-Imam Abu Hanifah menghukumi karahah puasa 6 hari Syawwal baik
berturut-turut maupun tidak berturutan. Sedangkan Abu Yusuf, salah
seorang ulama dari mazhab Al-Hanafiyah mengatakan bahwa karahahnya
hanyalah bila puasa 6 hari Syawwal itu dilakukan dengan cara
berturut-turut. Sedangkan bila dilakukan dengan tidak berturut-turut,
maka tidak makruh.

Namun para ulama Al-Hanafiyah dari kalangan
mutaakhirin tidak berpendapat sebagaimana pendapat Al-Imam Abu Hanifah.
Mereka sebagaimana pendapat dari mazhab lainnya menyatakan bahwa puasa
6 hari di bulan Syawwal itu memang hukumnya sunnah.

Sedangkan
jumhur fuqaha (mayoritas ulama fiqih) baik dari kalangan Al-Malikiyah,
Asy-Syafi’iyah mapun Al-Hanabilah semua sepakat mengatakan bahwa puasa
6 hari di bulan Sawwal itu hukumnya sunnah. Meskipun mereka berbeda
pendapat tentang cara melakukannya.

Haruskah dilakukan berturut-turut atau tidak?

a. Asy-Syafi’iyah dan sebagian Al-Hanabilah

Al-Imam
Asy-Syafi’i dan sebagian fuqaha Al-Hanabilah mengatakan bahwa afdhalnya
puasa 6 hari Syawwal itu dilakukan secara berturut-turut selepas hari
raya Iedul Fithri. Yaitu tanggal 2 hingga tanggal 7 Syawwal. Dengan
alasan agar jangan sampai timbul halangan bila ditunda-tunda.

b. Mazhab Al-Hanabilah

Tetapi
kalangan resmi mazhab Al-Hanabilah tidak membedakan apakah harus
berturut-turut atau tidak, sama sekali tidak berpengaruh dari segi
keutamaan. Dan mereka mengatakan bahwa puasa 6 hari Syawwal ini
hukumnya tidak mustahab bila yang melakukannya adalah orang yang tidak
puasa bulan Ramadhan.

c. Mazhab Al-Hanafiyah

Sedangkan
kalangan Al-Hanafiyah yang mendukung kesunnahan puasa 6 hari syawwal
mengatakan bahwa lebih utama bila dilakukan dengan tidak
berturut-turut. Mereka menyarankan agar dikerjakan 2 hari dalam satu
minggu.

d. Mazhab Al-Malikiyah

Adapun kalangan fuqaha
Al-Malikiyah justru mengatakan bahwa puasa itu menjadi makruh bila
dikerjakan bergandengan langsung dengan bulan ramadhan. Yaitu bila
langsung dikerjakan mulai pada tanggal 2 Syawwal selepas hari ‘Iedul
fithri. Bahkan mereka mengatakan bahwa puasa 6 hari itu juga
disunnahkan di luar bulan Syawwal, seperti 6 hari pada bulan Zulhijjah.

5. Puasa Ayyamul Biidh

Yaitu puasa pada tanggal 13, 14 dan 15 bulan-bulan hijriyah (qamariyah). Berdasarkan dalil berikut ini:

Dari
Abu Zar Al-Ghifari ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Wahai Aba
Zarr, bila kamu puasa tiga hari dalam sebulan, maka puasalah pada
tanggal 13, 14 dan 15."

Dari Qatadah bin Milhan bahwa Rasulullah
SAW memerintahkan kami untuk puasa pada hari-hari putih (ayyamul
biidh), yaitu tanggal 13, 14 dan 15. Puasa di hari-hari itu seperti
puasa selamanya.

6. Puasa Senin Kamis

Ketentuan tentang masyru‘iyah puasa Senin Kamis didasarkan pada hadits yang di dalamnya ada komentar Rasulullah SAW tentang munasabah-nya.
Yaitu pada hari Senin dan Kamis diserahkan amal manusia. "Sesungguhnya
amal manusia itu diperlihatkan/dilaporkan setiap hari Senin dan Kamis.
Lalu Allah mengampuni setiap muslim atau setiap mukimin, kecuali
mutahajirin. Beliau berkata, "Akhir dari keduanya." (HR Ahmad dengan
sanad shahih).

Rasulullah SAW juga ditanya tentang puasa hari
Senin. Beliau menjawab, "Itu hari kelahiranku dan diturunkan wahyu."
(HR Muslim dan Ahmad) .

7. Puasa bulan Sya’ban

Rasulullah
saw paling banyak puasa Sunnah di bulan Sya’ban, beliau mencontohkan
langsung kepada umatnya dengan memperbanyak puasa di bulan Syaban,
sebagaimana yang diriwayatkan Aisyah r.a. berkata, "Saya tidak melihat
Rasulullah SAW menyempurnakan puasanya, kecuali di bulan Ramadhan. Dan
saya tidak melihat dalam satu bulan yang lebih banyak puasanya kecuali
pada bulan Sya’ban." (HR Muslim).

Bulan Sya’ban adalah bulan dimana amal shalih diangkat ke langit. Rasulullah SAW bersabda:

Dari
Usamah bin Zaid berkata: Saya bertanya, "Wahai Rasulullah saw, saya
tidak melihat engkau puasa di suatu bulan lebih banyak melebihi bulan
Sya’ban." Rasul saw bersabda, "Bulan tersebut banyak dilalaikan
manusia, antara Rajab dan Ramadhan, yaitu bulan diangkat amal-amal
kepada Rabb alam semesta, maka saya suka amal saya diangkat sedang saya
dalam kondisi puasa." (Ahmad, Abu Dawud, An-Nasa’i dan Ibnu Huzaimah)

Namun,
ada hadits lain yang melarang puasa Sya’ban jika sudah masuk setengah
bulan menuju Ramadhan. Kecuali yang biasa puasa Senin Kamis. Jadi pada
prinsipnya dianjurkan memperbanyak puasa di bulan Sya’ban tapi jangan
disamakan dengan bulan Ramadhan.

Sumber : Eramuslim.com

ELLO. Just A Rookie

Saturday, April 2nd, 2005

Res_20053291511120215324560MEMBAWAKAN lagu-lagu lawas
untuk didaur ulang sebenarnya penuh resiko. Bisa-bisa bukan jadi lebih bagus,
meski dengan kemasan musikal lebih modern, tapi malah "menghilangkan"
keindahan lagu itu sendiri. Dan
Marcello Tahitoe, akrab disapa Ello, memilih untuk mengambil resiko itu di
album perdananya yang diberi titel ELLO.

Ello berani mengambil resiko itu, lantaran lagu daur ulang yang dibawakannya Pergi
Untuk Kembali
adalah ciptaan Minggus Tahitoe, ayah kandungnya sendiri. Mungkin
dengan "kedekatan darah" itu, Ello bisa lebih mengerti apa dan
bagaimana maunya sang ayah pada lagu tersebut. Hasilnya?

Tidak bisa dibilang buruk. Lagu yang karakter dasarnya adalah pop itu, dibentuk
lagi dengan tempo "patah-patah" dengan karakter hip-hop, jazzy dan
pop. Untungnya, vokal Ello yang "black music" mendukung
perubahan aransemen lagu ini. Hasilnya memang tidak terlalu dashyat, tapi cukup
berhasil untuk memberi kekuatan baru pada lagu lawas ini. Menariknya, perubahan lagu ini diaransemen
sendiri oleh Ello.

Tapi hati-hati, Ello jangan sampai terjebak pada "area musikal" yang
sama terus-menerus. Sekarang saja sudah muncul tudingan, Ello "mirip"
dengan Glenn. Benarkah? Bagi penulis, Ello justru menjadi "darah
baru" yang lebih segar. Kuncinya, Ello jangan "terjebak" pada
lagu-lagu mellow yang sekarang sudah menjadi trademark Glenn.

Soal "kedekatan" karakter, rasanya bukan hal yang dilarang. Tapi
kalau disimak jelas dilagu berjudul Kau, karya lawas milik Glenn Fredly.
Kamu bisa melihat, ada dua warna yang berbeda ketika masing-masing penyanyi
yang bersaudara ini membawakan lagu ini. Glenn lebih halus dan jazzy, sementara
Ello lebih meletup-letup.

Kekuatan Ello lainnya adalah kemampuan musikalnya yang cukup apik. Nyaris semua
lagu di album ini dibuatnya sendiri. Malah, beberapa aransemen juga diolahnya
dibantu beberapa nama seperti Tohpati dan Irwan Simajuntak. Dan Irwan
memberi sentuhan yang cukup kuat di lagu Terbaik. Lagu ini
"menyayat" dengan string section. Lag-lagu seperti ini
tampaknya memang "sangat kuping"

Indonesia

,
tapi menurut penulis, kalau Ello mempertahankan model-model seperti ini,
tudingan seperti Glenn akan semakin santer.

Album ELLO ini memang menjadi trigger awal untuk respon pasar.
Dan Ello beruntung, namanya langsung dibesut sebagai pendatang baru yang
potensial. Tampilnya Ello sebagai bintang tamu di konser KD, beberapa waktu
lalu, paling tidak menunjukkan, cowok kelahiran Jakarta 20 Februari 1983 punya
peluang untuk berkembang. Kuncinya,
Ello harus lebih punya ciri sendiri.

ELLO
Pergi Untuk Kembali
 
A              Cm7   Em7    A7

Walaupun langit pada malam itu

D          Dm7          A

Bermandikan cahaya bintang

 Bm7           E7     A        F#m

Bulan pun bersinar, betapa indahnya

 B7                  E7

Namun menambah kepedihan

*A            Cm7       Em7      A7Ku akan pergi meninggalkan dirimu

D          Dm7       A

Menyusuri liku hidupku

Bm7                 E7       A        F#m

Janganlah kau bimbang dan jangan kau ragu

 Bm           E           A

Berikanlah senyuman padaku....

#

E7    A           E7           F#m         A

Selamat tinggal kasih sampai kita jumpa lagi

   D    B7          E7

Aku pergi tak kan lama

         A       E7           F#m     A

Hanya sekejab saja ku akan kembali lagi

 D          E7               A

Asalkan engkau tetap menanti...

======================================

Sumber :  www.tembang.com   

Prihatin Dengan Skema Bisnis Anne Ahira

Friday, April 1st, 2005

Kami, warga masyarakat dan komunitas Internet, merasa prihatin terhadap model
bisnis yang diterapkan oleh Anne Ahira. Kami keberatan bahwa bisnis ini
diasosiasikan dengan melakukan marketing di Internet. Marketing yang
dilakukan di Internet sebenarnya adalah sesuatu yang baik dan wajar asalkan
dilakukan dalam batas-batas etika dan kewajaran.

Aksi Prihatin Terhadap Skema Bisnis Anne Ahira
Setelah melakukan penyelidikan, kami berkesimpulan bahwa bisnis ini hanyalah
sebuah praktik skema piramida yang dibungkus dengan istilah Internet
Marketing. Hal ini jelas terlihat dari apa yang harus dilakukan oleh setiap
anggota Elite Team, yaitu merekrut empat anggota baru. Skema piramida
sejatinya merupakan penghisapan oleh segelintir individu terhadap banyak
orang. Menurut kami, Internet tidak perlu dikotori dengan pemasaran dari
bisnis tidak jelas seperti itu. Silakan melakukan pemasaran via Internet
sejauh masih dalam batas-batas kewajaran dan bisnisnya adalah bisnis yang
baik dan jelas.

Lebih jauh lagi, kami melihat bahwa Elite Team menawarkan janji yang
menyesatkan, yaitu menyatakan bahwa tujuan Elite Team adalah agar semua
anggota Elite Team memperoleh penghasilan $6.688 per bulan, dan bahwa ini
adalah tujuan yang realistis. Tetapi realitanya adalah: seandainya semua
anggota Elite Team bekerja keras dan teguh pada regimen Elite Team, hanya 1
dari 341 orang, atau 0,29%(!) yang memperoleh $6.688 per bulan. Sangatlah
jauh dari apa yang diakui sebagai tujuan realistis Elite Team.

Produk yang ditawarkan Anne Ahira/EliteTeam adalah keanggotaan representative
(rep.) di Financial Freedom Society, Inc. (FFSI), di mana setiap rep. harus
membayar $54,95 per bulan kepada FFSI. Setiap rep. memperoleh komisi dari
menjual keanggotaan FFSI ke orang lain sehingga menjadi rep. baru. Orang yang
direkrut ini disebut sebagai affiliate, atau di MLM lain dikenal dengan nama
downline, dan setiap rep. juga memperoleh komisi dari penjualan yang
dilakukan oleh downline-nya sampai empat tingkat downline.

Selain dari keanggotaan FFSI, boleh dibilang tidak ada produk atau jasa yang
dijual oleh Anne Ahira dan Elite Team.  Dalam sistem Elite Team, besar
penghasilan bulanan seorang anggota tergantung dari jumlah downline FFSI-nya
dan bagaimana struktur downline tersebut karena tidak ada atau hampir tidak
ada penghasilan seorang anggota Elite Team selain dari komisi FFSI.

Dengan perhitungan satu anggota mendapatkan 4 anggota baru, seperti yang
dipraktikkan oleh Elite Team, maka hanya dalam 17 tingkat piramida jumlah
anggota keseluruhan menjadi sebanyak 5.73 miliar. Sedangkan jumlah populasi
manusia keseluruhan di dunia hanyalah 6.4 miliar. Jika seluruh 5.7 miliar
manusia tersebut mengikuti program ini, maka hanya 89 juta orang yang akan
berpenghasilan $6.688 per bulan. Sementara 5.3 miliar lainnya merugi!

Dengan demikian kami menghimbau masyarakat Internet untuk tidak mudah terjebak
oleh iming-iming kekayaan yang dijanjikan oleh Anne Ahira, Elite Team maupun
pihak-pihak lainnya. Kami berharap masyarakat Internet bisa menyadari adanya
model bisnis semacam itu sehingga dapat lebih waspada. Kepada redaktur media
massa juga kami berharap untuk selalu melakukan investigasi terlebih dahulu
ketika membahas bisnis-bisnis yang tidak memiliki kejelasan seperti itu agar
nantinya tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu sebagai promosi
terselubung.

Internet,1 April 2005

Tertanda,

Danny Ika Nugroho

ps. Bagi rekan-rekan penulis blog yang ingin menyebarkan pernyataan sikap ini
dapat menyalin seluruh isi tulisan ini pada blog masing-masing. Tetapi tidak
menutup kemungkinan rekan-rekan yang bukan penulis blog untuk mengikuti aksi
ini.

Jatuh ++

Friday, April 1st, 2005

3 hari yang lalu gw jatuh dari motor, weks maksudnya sih pengen ngehindar motor yang tiba2 muncul didepan gw, tapi karena motor gw lari diatas 80km/jam yah jadinya oleng deh……. Dapet luka sedikit tapi nyeri ampe sekarang terutama pergelangan tangan kanan gw. Yah itu gak gw permasalahin sih. Yang gw permasalaih tuh pengendara motor dan angkot di Jakarta tuh udah parah banget. Mulai dari angkot yang dari kanan tiba2 banting setir kekiri sampai, Sampai motor2 yang nerobos lampu merah.

Ceritanya kemaren gw mo ke kampus  tapi gw lewat jalur yang gak biasa (lewat cijantung-Kelapa 2) biasanya gw lewat tanjug barat lenteng agung. Sialnya yang gw lewatin kemaren tuh jalan macet angkot + banyak lobangnya . Tempat kecelakaan gw juga ada lobang tapi yang bikin gw kaget tuh motor tiba2 nyelonong aja trus berenti mungkin ngelihat gw ngebut ……. tapi klo dia jalan sih gak bakal kejadian begini………….

yah sudahlah pusing kan……….. sorry tangan kanan gw masih sakit jadi segini aja dulu

Btw gw dapet uploadan poto nih liat aja yah jangan banyak komenter ……….:p

Yan_dev_jpg